Kegiatan Sekolah

Kegiatan Sekolah (50)

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Proin ornare consectetur sodales. Nulla luctus cursus mauris at dapibus. Cras ac felis et neque consequat elementum a eget turpis. Aliquam erat volutpat.

 

Cilacap,
Pada hari kamis, 16 Mei 2024 SMA Negeri 2 Cilacap dipercaya sebagai tuan rumah dalam kegiatan apel TPPK (Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan) yang bertempat dilapangan tengah. Adapun para tamu undangan yang hadir: Kepala Cabang Dinas X, Kepala Dinas P & K Kab. Cilacap, Ketua MKKS SMA, Tim Polresta Cilacap, Tim Polsek Cilacap Utara, Kepala Sekolah SMA, SMP, SD/SLB di Kab. Cilacap (42 sekolah), Wakil Kepala Sekolah, serta perwakilan siswa dari masing-masing sekolah.

Kegiatan apel tersebut dipimpin langsung oleh personil dari POLRES Cilacap. Dalam amanatnya beliau menyampaikan bahwa di era sekarang diharapkan para pelajar tidak melakukan perilaku yang mengarah kepada pembulian, baik secara verbal ataupun non verbal. Dikarenakan tugas utama siswa ialah belajar dengan tekun untuk meraih cita-cita sebagai generasi penerus bangsa dengan cara menonjolkan prestasi yang baik, bukan dengan mengikuti kegiatan yang mengandung unsur negatif.

Adapun perjalanan apel deklarasi TPPK terlaksana dengan tertib dan khidmat yang diikuti oleh seluruh siswa, guru, karyawan SMA Negeri 2 Cilacap serta para tamu undangan. Setelah kegiatan apel usai, segera dilanjutkan dengan sesi foto bersama anggota kepolisian yang hadir saat itu beserta para tamu undangan dan warga SMA Negeri 2 Cilacap.

 

 

Raih Medali Perak Dalam Ajang Global Youth Invention And Innovation Fair (GYIIF) 2024

GYIIF (Global Youth Invention and Innovation Fair) yang diselenggarakan oleh Institut Pertanian Bogor (IPB) bekerja sama dengan Indonesian Young Scientist Association (IYSA) berlangsung secara hybrid pada tanggal 10-14 Januari 2024 di Bogor, Jawa Barat. GYIIF diikuti oleh 341 tim dari 14 negara, yaitu negara Indonesia, Thailand, Turki, Mexico, Uni Emirat Arab, Malaysia, Philipina, Kazakhstan, Iran, India, Uzbekistan, Rumania, Singapura, dan Afrika Selatan. Dalam ajang bergengsi ini, SMA Negeri 2 Cilacap menyumbangkan Medali Perak untuk Indonesia.

Tim SMA Negeri 2 Cilacap yang beranggota Vinon Apip Pranata, Amalia Gita Pramesti, Aryasatya Gian Ramadhan, Girindra Eka Paksi Putra Ottaviano, dan Kahyana Hendrawan Wicaksono berhasil meraih MEDALI PERAK dengan judul “Anthelmintic Jelly Candy from Leocaena leucocephala Extract” yang menawarkan obat cacing bagi anak-anak dalam bentuk permen jelly. Pembuatan permen obat cacing ini diinspirasi oleh tingginya prevalensi cacingan di kalangan anak-anak namun mereka enggan mengonsumi obat cacing. Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) SMA Negeri 2 Cilacap membuat inovasi berupa permen untuk mengatasi infeksi cacingan pada anak-anak.

 

MEDALI EMAS KOMPETISI INTERNASIONAL I2ASPO

 

 

Pada kompetisi internasional I2ASPO, tim SMA Negeri 2 Cilacap juga mencatat prestasi gemilang. Anggota tim, yaitu Nasywa Roesviana Putri, Mouzya Syalwa Khoirunnisa, Vinon Apip Pranata, Zahrana Nur Azizah, dan Zahro Wahyu Rohmani, berhasil meraih medali emas dengan penelitian mereka yang berjudul “The Discourse on Restricting Marriage for PLHIV in Cilacap Regency”

Tim SMA Negeri 2 Cilacap dalam penelitiannya menggali lebih dalam terkait wacana pembatasan pernikahan bagi Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) di Kabupaten Cilacap yang sempat mencuat. Melalui diskusi yang berlangsung panjang, akhirnya diputuskan bahwa wacana tersebut tidak akan direalisasikan. Keputusan ini didasarkan pada pemahaman bahwa ODHA adalah manusia, dan penularan HIV kepada pasangan dan anak-anaknya dapat dicegah melalui intervensi medis yang tepat.

Dra. Masripah, M.M.Pd, Kepala SMA Negeri 2 Cilacap, mengungkapkan kegembiraannya atas pencapaian gemilang siswa-siswinya dalam ajang internasional. “Alhamdulillah… keren, prestasi yang membanggakan. Semoga bisa menginspirasi siswa-siswi lainnya” katanya penuh bangga. Ia berharap pencapaian dalam NASPO dan I2ASPO bisa memotivasi siswa-siswi untuk terus berprestasi.